Puisi


Jeritan seorang anak

Apakah ini sebuah takdir
Ataukah ini adalah nasib
Takdir yang sengaja memisahkan engkau
Ibu bapakku
Ataukah nasib seorang anak polos
Yang tak tahu apa-apa

Ibu bapak kini engkau telah berpisah
Diusiaku yang masih balita
Apakah engkau tak memikirkan ku
Anakmu ini memerlukanmu
Apakah engkau tak punya pilihan lain
Selain kata perpisahan

Engkau yang dulu telah mengucapkan janji
Kini telah engkau ingkari
Dan sekarang apakah engkau masih memikirkan ku
Apa yang ada di dalam hatiku
Tentang apa yang ku inginkan
Buah hatimu ini tak menginginkan kata perpisahan
Tak pula menginginkan pertengkaran
terpancar jelas kekecewaan diwajahku
atas apa yang terjadi sekarang
Kini tak ada lagi senyum dan belaian kasih sayangmu
Untukku buah hatimu

Apapun alasan perpisahan kalian
Engkau tetap orangtuaku
Walau anakmu ini tak menghendaki
Tapi apalah dayaku
Hanya doa yang akan terus mengalir
Agar kalian dapat bersanding kembali
Dengan senyum dan kasih sayang
Yang akan kekal abadi