Jeritan seorang anak
Apakah ini sebuah takdir
Ataukah ini adalah nasib
Takdir yang sengaja memisahkan
engkau
Ibu bapakku
Ataukah nasib seorang anak
polos
Yang tak tahu apa-apa
Ibu bapak kini engkau telah
berpisah
Diusiaku yang masih balita
Apakah engkau tak memikirkan ku
Anakmu ini memerlukanmu
Apakah engkau tak punya pilihan
lain
Selain kata perpisahan
Engkau yang dulu telah
mengucapkan janji
Kini telah engkau ingkari
Dan sekarang apakah engkau
masih memikirkan ku
Apa yang ada di dalam hatiku
Tentang apa yang ku inginkan
Buah hatimu ini tak
menginginkan kata perpisahan
Tak pula menginginkan
pertengkaran
terpancar jelas kekecewaan
diwajahku
atas apa yang terjadi sekarang
Kini tak ada lagi senyum dan
belaian kasih sayangmu
Untukku buah hatimu
Apapun alasan perpisahan kalian
Engkau tetap orangtuaku
Walau anakmu ini tak
menghendaki
Tapi apalah dayaku
Hanya doa yang akan terus
mengalir
Agar kalian dapat bersanding
kembali
Dengan senyum dan kasih sayang
Yang akan kekal abadi